Di post sebelumnya sempat di bahas mengenai color forecasting on 2013. Beberapa warna yang diprediksi akan menjadi tren di tahun 2013 nanti, seperti warna-warna pastel ternyata juga menjamur sebagai warna yang di aplikasikan pada pemanis kuku. Yup, pastel color as a manicure color. Kegiatan mempercantik kuku ini, saat ini menjadi rutinitas yang cukup penting bagi kaum hawa. Bukan cuma wanita dewasa, tetapi gadis-gadis remaja juga menyukai kegiatan mempercantik kuku.
Manicure kini menjelma menjadi bagian dari life style. Manicure juga dianggap sebagai bagian dari fashion, dimana penampilan seseorang akan terlihat lebih enak di pandang, lebih fresh, lebih 'asik' dan lebih 'sempurna' dengan manicure. Beragam gaya, desain dan model manicure disuguhkan untuk memenuhi selera konsumen yang bervariasi. Berikut adalah beberapa contoh desain manicure:
Manicure yang menjadi bagian dari fashion pun pada akhirnya mengacu pada tren mode yang sedang berlangsung. Ketika color forecaster memprediksi bahwa warna-warna pastel akan menjadi 'in' dan fashion forecaster memprediksi bahwa lace merupakan a kind of fabric yang akan menjadi tren di tahun 2013, maka berbagai desain dan warna pastel pun disuguhkan sebagai warna dalam pemulas kuku, sehingga kita dapat memadu padankan warna dari busana yang digunakan dengan warna pada pemulas kuku. What a match n good looking,is'nt it?
Dan berikut adalah beberapa desain manicure with lace and pastel color:
N.I.C.E
References:
http://www.fashionmagazine.com/
http://pinterest.com/pin/52987733085484833/
http://pinterest.com/joanapple/nail-art/
Kamis, 19 April 2012
Selasa, 17 April 2012
COLOR TREND FORECASTING ON 2013
Warna merupakan unsur pertama dan menjadi salah satu faktor utama yang dapat menentukan suatu produk dapat diterima atau tidak oleh konsumen,terutama dalam produk fashion. Fashion yang setiap saat mengalami perubahan dalam siklusnya yang terus berputar, membuat para produsen bekerja keras untuk dapat memprediksi tren fashion seperti apa yang akan menjadi 'in'. Pemilihan warna menjadi unsur yang tidak bisa terlepaskan dalam kegiatan memprediksi tren fashion.
Pantone institute merupakan salah satu perusahaan color forecaster yang menjadi kiblat dunia. Warna-warna yang mereka prediksi biasanya akan diikuti oleh para produsen busana di seantero dunia. Berikut adalah warna-warna yang diprediksi akan menjadi color trend di tahun 2013:
Warna-warna yang telah diprediksi tersebut kemudian akan diterapkan pada produk fashion rancangan desainer ternama, sehingga perlahan tetapi pasti, para pecinta fashion pun akan segera menggunakan produk tersebut dan pada akhirnya semakin merambahnya fashion followers yang menggunakan produk fashion dengan color trend seperti yang sudah diprediksi oleh para color forecaster.
Berikut adalah beberapa contoh busana hasil rancangan desainer ternama yang menggunakan color trend forecasting on 2013:
Jadi, kalo kalian ngaku gila fashion dan addicted sama tren fashion, langsung deh pilih-pilih produk fashion dengan color trend forecasting on 2013, such as gerber daisy, lemon drop, olive, ink, green calcite and so on. Keep trendy n up 2 date gals ^^
References:
http://weconnectfashion.com/
http://www.trendstop.com/
http://patternscolorsdesign.wordpress.com/
Pantone institute merupakan salah satu perusahaan color forecaster yang menjadi kiblat dunia. Warna-warna yang mereka prediksi biasanya akan diikuti oleh para produsen busana di seantero dunia. Berikut adalah warna-warna yang diprediksi akan menjadi color trend di tahun 2013:
Warna-warna yang telah diprediksi tersebut kemudian akan diterapkan pada produk fashion rancangan desainer ternama, sehingga perlahan tetapi pasti, para pecinta fashion pun akan segera menggunakan produk tersebut dan pada akhirnya semakin merambahnya fashion followers yang menggunakan produk fashion dengan color trend seperti yang sudah diprediksi oleh para color forecaster.
Berikut adalah beberapa contoh busana hasil rancangan desainer ternama yang menggunakan color trend forecasting on 2013:
Jadi, kalo kalian ngaku gila fashion dan addicted sama tren fashion, langsung deh pilih-pilih produk fashion dengan color trend forecasting on 2013, such as gerber daisy, lemon drop, olive, ink, green calcite and so on. Keep trendy n up 2 date gals ^^
References:
http://weconnectfashion.com/
http://www.trendstop.com/
http://patternscolorsdesign.wordpress.com/
Senin, 19 Maret 2012
FASHION-NEW LOOK
Jika Anda mengaku penggemar berat fashion, Anda pasti tidak awam lagi dengan salah satu model busana "New Look". Dahulu, model busana ini sering dianggap sebagai model rancangan Christian Dior, yang pada tahun 1947 memperkenalkan corolle line, namun kemudian lebih dikenal sebagai The New Look. Meski banyak perancang lain seperti Balenciaga, Balmain dan Faith yang juga turut mengadaptasi bentuk ini sebelumnya pada tahun 1939. sayangnya, usaha mereka ini terhambat akibat meletusnya Perang Dunia II. Alhasil, dua tahun setelah perang, Dior lah yang berhasil menciptakan 'sensasi internasional' dengan rancangan New Look ini.
Desain busana New Look benar-benar merupakan kebalikan dari sikap ekonomis atau hemat. Pasalnya, untuk satu busana saja membutuhkan bahan kira-kira sepanjang lebih dari 23 meter. Gaya New Look menitikberatkan pada bentuk tubuh wanita yang dibesar-besarkan pada bagian pinggang ke bawah. Dengan bantuan pakaian dalam yang bertulang (boned) dan bahan yang dikakukan secara otomatis model rok New Look seakan mengembang besar.
Ini adalah beberapa desain busana dengan gaya new look:
Pada awal kemunculannya, New Look menimbulkan kontroversi di seluruh dunia Barat. Meski banyak wanita pada zaman itu mengadopsi gaya ini, tetapi banyak pula yang menolak karena New Look dianggap sebagai busana pemborosan dan artificial (palsu). The House of Dior (rumah mode milik Christian Dior, red) dijaga ketat oleh wanita-wanita yang berang masa itu. Beruntungnya, justru akibat pemberitaan kontroversi tersebut, publisitas New Look semakin melambung dalam semalam saja. New Look kemudian terus berlanjut bahkan dalam beragam variasi bentuk hingga pertengahan tahun 1950-an.
Sumber lain mengatakan bahwa The "New Look" actually was born in 1947, created by Christian Dior. It was a backlash from WWII's stringency, and was typically defined by the generousy use of luxurious fabrics, a wasp-waisted silhouette with widely flared skirts. The "Fifties" fashion stereotype of the "poodle skirt and pony tail" is a pale imitation of Dior's Breakout style. Merujuk pada pendapat tersebut, Gaya New Look adalah reaksi dari keketatan Perang Dunia II, dan ini biasanya didefinisikan dengan menggunakan kain mewah, siluet yang pas di pinggang dengan rok yang melebar.
Saat ini, ketika kebebasan berbusana sudah dirasakan seluruh dunia, tidak ada salahnya jika Anda mengadaptasi gaya New Look di dalam tampilan resmi ataupun saat menghadiri meeting. Gaya ala ladylike Dior yang klasik akan melekat di tubuh Anda.
Ref:
http://www.lovelytoday.com/
http://www.mutoworld.com/Dior.htm
http://www.chinadaily.com.cn/lifestyle/2008-03/06/content_6513885.htm
Desain busana New Look benar-benar merupakan kebalikan dari sikap ekonomis atau hemat. Pasalnya, untuk satu busana saja membutuhkan bahan kira-kira sepanjang lebih dari 23 meter. Gaya New Look menitikberatkan pada bentuk tubuh wanita yang dibesar-besarkan pada bagian pinggang ke bawah. Dengan bantuan pakaian dalam yang bertulang (boned) dan bahan yang dikakukan secara otomatis model rok New Look seakan mengembang besar.
Ini adalah beberapa desain busana dengan gaya new look:
Pada awal kemunculannya, New Look menimbulkan kontroversi di seluruh dunia Barat. Meski banyak wanita pada zaman itu mengadopsi gaya ini, tetapi banyak pula yang menolak karena New Look dianggap sebagai busana pemborosan dan artificial (palsu). The House of Dior (rumah mode milik Christian Dior, red) dijaga ketat oleh wanita-wanita yang berang masa itu. Beruntungnya, justru akibat pemberitaan kontroversi tersebut, publisitas New Look semakin melambung dalam semalam saja. New Look kemudian terus berlanjut bahkan dalam beragam variasi bentuk hingga pertengahan tahun 1950-an.
Sumber lain mengatakan bahwa The "New Look" actually was born in 1947, created by Christian Dior. It was a backlash from WWII's stringency, and was typically defined by the generousy use of luxurious fabrics, a wasp-waisted silhouette with widely flared skirts. The "Fifties" fashion stereotype of the "poodle skirt and pony tail" is a pale imitation of Dior's Breakout style. Merujuk pada pendapat tersebut, Gaya New Look adalah reaksi dari keketatan Perang Dunia II, dan ini biasanya didefinisikan dengan menggunakan kain mewah, siluet yang pas di pinggang dengan rok yang melebar.
Saat ini, ketika kebebasan berbusana sudah dirasakan seluruh dunia, tidak ada salahnya jika Anda mengadaptasi gaya New Look di dalam tampilan resmi ataupun saat menghadiri meeting. Gaya ala ladylike Dior yang klasik akan melekat di tubuh Anda.
Ref:
http://www.lovelytoday.com/
http://www.mutoworld.com/Dior.htm
http://www.chinadaily.com.cn/lifestyle/2008-03/06/content_6513885.htm
Kamis, 23 Februari 2012
LEVIS from zero to hero
Mendengar kata 'jeans' maka 1 kata yang ga akan pernah lepas adalah 'levis'. Kalo jaman dulu saya masih unyu2,skitaran 10 taunan yang lalu,ngeuh-nya adalah ex PRT di rmh bilang 'neng,ntr kalo udah THR-an teh dian mah mau beli 'lepis', baragus hayoh..'.Menyadari bahwa 'lepis' yang dia maksud adalah celana dengan brand 'levis', saya pun hanya bisa mehe-mehe tersenyum sendiri (masalahnya sekarang ex PRT itu udah ga kerja lagi di rumah). Ini jadi salah 1 cerita yang memorable banget buat saya.
Sedikit berbagi informasi, 'levis' adalah salah satu merk jeans terbesar di dunia.
Levi Strauss adalah orang dibalik layar/pendiri perusahaan levis. Ia dilahirkan di Buttenheim, di wilayah Franconian dari Bavaria, Jerman. Dia adalah anak dari Hirsch Strauss dan istrinya Rebecca (Haass) Strauss. Pada usia 18, Strauss, ibu dan dua saudara perempuan berlayar ke Amerika Serikat untuk bergabung dengan saudaranya Jonas dan Louis, yang telah memulai bisnis grosir barang kering di New York City disebut J. Strauss & Co.
Cerita di balik Levi Jeans:
Pada akhir 1872 Jacob Davis, Reno, Nevada penjahit, mulai membuat celana kerja laki-laki dengan poin logam strain untuk kekuatan yang lebih besar.Dia ingin mematenkan proses tetapi membutuhkan pembantu bisnis, jadi ia berpaling ke Levi Strauss, dari siapa ia membeli beberapa kain itu.Pada tanggal 20 Mei 1873, Strauss dan Davis menerima hak paten dari Amerika Serikat, untuk menggunakan tembaga paku keling untuk memperkuat kantong celana kerja denim.Levi Strauss & Co mulai memproduksi merek terkenal Levi jeans, menggunakan kain dari Perusahaan Manufaktur Amoskeag di Manchester, New Hampshire.
'levis' yang dulunya hanya sekadar pants, kini hadir juga dengan jaket yang tentunya terbuat dari jeans, dengan komposisi 95% bahan katun yang ramah ligkungan. Seiring dengan perkembangannya berbagai bentuk dan model celana jeans pun berkembang. Baggy, skinny, bell-bottom dan wide leg merupakan beberapa pengembangan model dari celana jeans. Tidak hanya di Amerika, namun 'levis' juga berhasil masuk ke Indonesia. Berbagai kalangan masyarakat menggunakan produk ini untuk dipadupadankan dengan busana lainnya, sehingga menghasilkan komposisi top to toe yang harmonis, bahkan unik.
Media promosi juga berperan aktif dalam kemajuan perusahaan Levi Strauss&co. Iklan di televisi, majalah,billboard, merupakan sarana yang sangat menjanjikan untuk meningkatkan angka penjualan produk 'levis'.
So,live life with jeans gals n compose ur own style yeeayy ^.^
Sedikit berbagi informasi, 'levis' adalah salah satu merk jeans terbesar di dunia.
Levi Strauss adalah orang dibalik layar/pendiri perusahaan levis. Ia dilahirkan di Buttenheim, di wilayah Franconian dari Bavaria, Jerman. Dia adalah anak dari Hirsch Strauss dan istrinya Rebecca (Haass) Strauss. Pada usia 18, Strauss, ibu dan dua saudara perempuan berlayar ke Amerika Serikat untuk bergabung dengan saudaranya Jonas dan Louis, yang telah memulai bisnis grosir barang kering di New York City disebut J. Strauss & Co.
Cerita di balik Levi Jeans:
Pada akhir 1872 Jacob Davis, Reno, Nevada penjahit, mulai membuat celana kerja laki-laki dengan poin logam strain untuk kekuatan yang lebih besar.Dia ingin mematenkan proses tetapi membutuhkan pembantu bisnis, jadi ia berpaling ke Levi Strauss, dari siapa ia membeli beberapa kain itu.Pada tanggal 20 Mei 1873, Strauss dan Davis menerima hak paten dari Amerika Serikat, untuk menggunakan tembaga paku keling untuk memperkuat kantong celana kerja denim.Levi Strauss & Co mulai memproduksi merek terkenal Levi jeans, menggunakan kain dari Perusahaan Manufaktur Amoskeag di Manchester, New Hampshire.
'levis' yang dulunya hanya sekadar pants, kini hadir juga dengan jaket yang tentunya terbuat dari jeans, dengan komposisi 95% bahan katun yang ramah ligkungan. Seiring dengan perkembangannya berbagai bentuk dan model celana jeans pun berkembang. Baggy, skinny, bell-bottom dan wide leg merupakan beberapa pengembangan model dari celana jeans. Tidak hanya di Amerika, namun 'levis' juga berhasil masuk ke Indonesia. Berbagai kalangan masyarakat menggunakan produk ini untuk dipadupadankan dengan busana lainnya, sehingga menghasilkan komposisi top to toe yang harmonis, bahkan unik.
Media promosi juga berperan aktif dalam kemajuan perusahaan Levi Strauss&co. Iklan di televisi, majalah,billboard, merupakan sarana yang sangat menjanjikan untuk meningkatkan angka penjualan produk 'levis'.
So,live life with jeans gals n compose ur own style yeeayy ^.^
Langganan:
Postingan (Atom)
















