Mendengar kata 'jeans' maka 1 kata yang ga akan pernah lepas adalah 'levis'. Kalo jaman dulu saya masih unyu2,skitaran 10 taunan yang lalu,ngeuh-nya adalah ex PRT di rmh bilang 'neng,ntr kalo udah THR-an teh dian mah mau beli 'lepis', baragus hayoh..'.Menyadari bahwa 'lepis' yang dia maksud adalah celana dengan brand 'levis', saya pun hanya bisa mehe-mehe tersenyum sendiri (masalahnya sekarang ex PRT itu udah ga kerja lagi di rumah). Ini jadi salah 1 cerita yang memorable banget buat saya.
Sedikit berbagi informasi, 'levis' adalah salah satu merk jeans terbesar di dunia.
Levi Strauss adalah orang dibalik layar/pendiri perusahaan levis. Ia dilahirkan di Buttenheim, di wilayah Franconian dari Bavaria, Jerman. Dia adalah anak dari Hirsch Strauss dan istrinya Rebecca (Haass) Strauss. Pada usia 18, Strauss, ibu dan dua saudara perempuan berlayar ke Amerika Serikat untuk bergabung dengan saudaranya Jonas dan Louis, yang telah memulai bisnis grosir barang kering di New York City disebut J. Strauss & Co.
Cerita di balik Levi Jeans:
Pada akhir 1872 Jacob Davis, Reno, Nevada penjahit, mulai membuat celana kerja laki-laki dengan poin logam strain untuk kekuatan yang lebih besar.Dia ingin mematenkan proses tetapi membutuhkan pembantu bisnis, jadi ia berpaling ke Levi Strauss, dari siapa ia membeli beberapa kain itu.Pada tanggal 20 Mei 1873, Strauss dan Davis menerima hak paten dari Amerika Serikat, untuk menggunakan tembaga paku keling untuk memperkuat kantong celana kerja denim.Levi Strauss & Co mulai memproduksi merek terkenal Levi jeans, menggunakan kain dari Perusahaan Manufaktur Amoskeag di Manchester, New Hampshire.
'levis' yang dulunya hanya sekadar pants, kini hadir juga dengan jaket yang tentunya terbuat dari jeans, dengan komposisi 95% bahan katun yang ramah ligkungan. Seiring dengan perkembangannya berbagai bentuk dan model celana jeans pun berkembang. Baggy, skinny, bell-bottom dan wide leg merupakan beberapa pengembangan model dari celana jeans. Tidak hanya di Amerika, namun 'levis' juga berhasil masuk ke Indonesia. Berbagai kalangan masyarakat menggunakan produk ini untuk dipadupadankan dengan busana lainnya, sehingga menghasilkan komposisi top to toe yang harmonis, bahkan unik.
Media promosi juga berperan aktif dalam kemajuan perusahaan Levi Strauss&co. Iklan di televisi, majalah,billboard, merupakan sarana yang sangat menjanjikan untuk meningkatkan angka penjualan produk 'levis'.
So,live life with jeans gals n compose ur own style yeeayy ^.^






Tidak ada komentar:
Posting Komentar